Nokia Asha 501

13 May 2013 11:00 | Hits: 2426

Nokia Asha 501, Nokia Asha Terbaru Dengan OS MeeGo & Fastlane Interface

Nokia Asha 501, Nokia Asha Terbaru Dengan OS MeeGo & Fastlane Interface

Nokia kembali menghadirkan jajaran smartphone Asha mereka dengan meluncurkan Nokia Asha 501. Nokia Asha terbaru ini sedikit berbeda dibanding dengan Nokia Asha model lain yang sudah beredar karena penggunaan platform baru khusus Asha yang merupakan keturunan langsung sistem operasi lama Nokia yaitu MeeGo. Tidak hanya itu saja inovasi yang dilakukan Nokia untuk Nokia Asha 501 karena interface atau antarmuka juga dipermak dengan menggunakan Fastlane yang berfokus pada kegiatan yang sudah terjadi yang dilakukan oleh pengguna.

Desain / Dimensi / Berat

Desain Nokia Asha terbaru ini diinspirasi dari desain Nokia Lumia yang ternyata banyak disukai oleh pengguna karena desain yang unik. Hadir dalam balutan warna merah, hitam, kuning, biru, hijau, dan putih, Nokia Asha jelas menargetkan semua kalangan sebagai target. Sebagai smartphone layar sentuh, Nokia tetap memberikan tombol fisik berupa tombol Back yang berada di bagian depan dan tombol Volume di bagian samping. Dengan ukuran 99.2 x 58 x 12.1 mm serta berat 98.2 g membuat Nokia Asha terbaru serasa pas di tangan dan ringan ketika dibawa kemanapun.

Performa dan Layar

Untuk masalah performa, platform terbaru Nokia Asha 501 menjamin kenyaman dan kelancaran ketika berinteraksi dengan sistem operasi atau ketika menggunakan Fastlane saat berpindah antara 2 homescreen. Karena memang bukan smartphone dengan sistem operasi yang membutuhkan spesifikasi perangkat keras yang mutakhir, perangkat keras Nokia Asha terbaru ini sudah lebih dari cukup menjalankan multi-tasking sekalipun. Penggunaan layar sentuh TFT capacitive berukuran 3 inch dengan resolusi 240 x 320 piksel dan pixel density mencapai 133 ppi sudah mampu menampilkan antarmuka Fastlane dan ikon dari Nokia Asha dengan baik dengan fitur multitouch sampai dengan 2 jari.

Konektivitas dan Memori Penyimpanan

Nokia Asha terbaru ini hadir dengan dukungan fitur WiFi, Bluetooth 3.0 serta dukungan microUSB 2.0 untuk transfer data, memang sesuai dengan pasar entry-level yang ditargetkan oleh Nokia untuk smartphone ini. Soal memori penyimpanan, Nokia Asha menggunakan memori internal yang bisa dibilang sangat kecil yaitu 128 MB, tapi tenang dulu. Nokia menyertakan microSD sebesar 4 GB yang tersedia di setiap pembelian serta dukungan microSD slot yang sanggup menampung memori eksternal sampai 32 GB. Walaupun memori internal kecil, Nokia tetap memuaskan calon pembeli Nokia Asha terbaru ini.

Kamera dan Video Recorder

Pada sektor kamera, Nokia Asha terbaru ini menyertakan kamera utama dengan resolusi unik yaitu 3.2 MP atau 2048 x 1536 piksel yang ditunjang dengan beberapa fitur pendukung untuk menghasilkan foto idaman. Format foto yang dihasilkan berupa JPEG dan JPEG/EXIF yang dapat dipilih sesuai resolusi yang digunakan. Kamera ini dapat merekam video dengan kualitas QVGA atau resolusi 320 x 240 piksel dengan 15 frame per detik. Nokia Asha ini tidak menyertakan kamera depan sehingga tidak bisa menggunakan layanan video chat semacam Skype.

Baterai dan Fitur Lain

Baterai BL-4U dengan kapasitas 1200 mAh disematkan pada Nokia Asha terbaru ini menyediakan daya selama smartphone dihidupkan. Hebatnya, baterai ini diklaim mampu bertahan selama 48 hari jika menggunakan 1 SIM dan 26 hari jika menggunakan dual SIM serta waktu bicara yang sangat lama mencapai 17 jam. Dukungan platform sosial macam Facebook, Foursquare, Linkedin, Twitter, dan Youtube menjamin pengguna tetap terhubung dengan teman maupun saudara. Dukungan dual SIM yang bisa diganti kartunya tanpa harus mengeluarkan baterai ini merupakan salah satu keunikan Nokia Asha terbaru ini.

Harga dan Kesimpulan

Dengan harga $99 atau sekitar 900 ribuan untuk versi single SIM dan di atas Rp 1 jutaan untuk versi dual SIM membuat Nokia Asha menjadi salah satu smartphone non-mainstream yang direkomendasikan untuk dimiliki. Penggunaan platform baru, antarmuka Fastlane, desain yang menarik dan dimensi yang pas di tangan, serta dukungan baterai tahan lama dan hemat daya menjadi poin penting mengapa Nokia Asha terbaru ini bakal menguasai pasar smartphone di bawah Rp 1 jutaan yang selama ini dikuasai smartphone Android atau smartphone buatan produsen dari Cina. [PY]