Kamera Digital Nikon

09 Apr 2013 11:30 | Hits: 1715

Kamera Digital Nikon 1 J3 - Kamera Nikon Terbaru Dengan Pengembangan Mirrorless

Kamera Digital Nikon 1 J3 - Kamera Nikon Terbaru Dengan Pengembangan Mirrorless

Nikon J3 menambahkan mode dial dan sensor 14 megapiksel baru. Apakah hal tersebut cukup untuk mengalahkan Nikon S1? Seri 1 dari Nikon merupakan kamera Digital Nikon terbaru dengan mirrorless yang telah mengalami beberapa perkembangan menarik dalam jangka hidup yang pendek. Dengan penambahan S1 dan upgrade ke seri V dengan Nikon 1 V2, Nikon kini memiliki tiga model mirrorless yang berbeda di bawah $1000. J3 sebagai pilihan mirrorless midrange dari Nikon, upgrade halus dari J1 dan J2. Dengan mode dial yang didesain ulang, kontrol yang lebih kreatif, dan sensor gambar CX-format yang baru, J3 bertujuan untuk merebut beberapa pangsa pasar yang signifikan untuk Nikon mirrorless.

Sub-seri J telah popular di kalangan consumer yang menginginkan kamera compact, tanpa embel-embel lensa yang dapat diganti, dengan desain yang cerdas. Namun, dengan harga $499,95 kit, Nikon 1 S1 keluaran baru menyediakan produk yang sama dengan harga yang lebih rendah $100. Apakah Nikon S1 merupakan kompetitor terbesar Nikon J3?

Desain & Kegunaan

J3 masih memiliki ukuran yang ramping, tetapi tidak terdapatnya pegangan pada kamera cukup merepotkan. Sama seperti model seri J dari Nikon keluaran sebelumnya. J3 memiliki eksterior berbahan plastik yang halus tanpa adanya pegangan. Kamera tersebut kecil dan memiliki badan yang ramah di saku dengan beberapa kontrol manual dan tombol pengaturan. Desain J3 hampir identik dengan J1 dan J2, meskipun Nikon telah memindahkan tombol mode ke bagian atas kamera, membebaskan ruang untuk ibu jari Anda di bagian belakang. Kamera ini bukanlah kamera yang paling mudah digenggam, meskipun tampilannya yang gaya memberikan daya tarik yang luas dan akan meyakinkan Anda untuk beralih dari kamera compact.

Walaupun Nikon telah memposisikan V2 keluaran baru untuk menarik perhatian fotografer lebih maju, kamera seri J dan S dirancang bagi Anda yang tidak memerlukan kontrol yang canggih tepat di ujung jari Anda. Namun, hal ini bukan berarti J3 kurang dalam kontrol secara keseluruhan. J3 menyediakan mode aperture-priority, shutter-priority, program auto, dan manual shooting. Kamera ini juga mampu menangani shutter speed maksimum 1/16000 per detik, perekaman video berkecepatan tinggi 400 dan 120 fps, dan video 1080/60i dengan perekaman gambar yang simultan.

Di bagian dalam, J3 menyajikan peningkatan sensor gambar CX-format 14 megapiksel dengan fokus otomatis hibrida. Kamera ini juga memiliki prosesor gambar EXPEED 3A yang baru, pastinya sedikit lebih cepat dibandingkan prosesor yang ditemukan pada generasi pertama kamera Nikon 1. Walaupun kami belum melihat banyak perbaikan di sini, kami tertarik untuk membawa kamera ini untuk perbandingan penuh.

Fitur

Nikon menempatkan prosesor baru yang dapat berfungsi dengan baik di J3. Seperti semua kamera Nikon seri 1, Nikon 1 J3 menyajikan beberapa fitur yang memiliki kecepatan yang luar biasa. J3 menawarkan pengambilan gambar berlanjut 15 frame per detik dengan fokus otomatis, fokus otomatis hibrida berbasis pendeteksian kontras. Dengan fokus yang terkunci pada pemotretan pertama, J3 bahkan dapat merekam hingga 60 frame dengan resolusi penuh dalam waktu satu detik. Kekuatan pemrosesan tersebut juga dapat ditemui ketika merekam video, di mana saat ini mampu hingga 1080/60i dengan kemampuan untuk mengambil foto beresolusi penuh secara bersamaan.

Nikon menempatkan kecepatan yang layak untuk digunakan, dengan fungsi inovatif "Slow View” yang dimiliki J3 saat ini. Dengan pengaktifan fungsi ini, ketika tombol shutter ditekan setengah, kamera akan menangkap adegan di hadapan Anda, dan hasil perekamannya diputar dengan kecepatan 5x lebih lambat. Untuk mengambil foto yang Anda inginkan, Anda tinggal menekan penuh pada tombol shutter. Ketika Anda hanya dapat menangkap 60 frame per detik dengan resolusi penuh, biasanya hal tersebut bukanlah fitur yang paling penting. Akan tetapi, ini adalah cara yang menyenangkan untuk mendapatkan gambar yang Anda inginkan tanpa harus menyeleksi puluhan foto.

Walaupun kami terus terkesan dengan kecepatan yang dihadirkan oleh Nikon seri 1, J3 harus mengatasi rintangan baru untuk keberhasilannya: Nikon S1. Dari segi desain perangkat keras, S1 memiliki resolusi LCD yang lebih rendah (461 ribu titik dibandingkan dengan 921 ribu titik pada layar J3) dan tidak memiliki mode dial fisik, tetapi selebihnya kedua kamera tersebut identik. Dua kamera tersebut juga menggunakan prosesor gambar yang sama, meskipun S1 menggunakan sensor CX10 megapiksel yang lebih tua.

Kesimpulan

Sensor baru dan harga yang rendah dari J3 menambahkan pilihan entry-level baru bagi fotografer Nikon. Hampir secara standar, J3 telah diposisikan sebagai model mid-range di jajaran kamera mirrorless Nikon. Walaupun J3 menampilkan beberapa upgrade kecil dibandingkan J1 dan J2, debut Nikon 1 S1 - dengan harga $499,95 kit dan seperangkat fitur yang sangat mirip - sudah pasti akan memberi jeda bagi pembeli entry-level.

Dengan harga $599,95 kit, J3 tentunya tidak terlalu mahal, tapi spesifikasinya tidak memberikan alasan yang kuat untuk melewati S1. Tanda tanya besar, tentu saja, adalah sensor gambar CMOS CX 14 megapiksel yang baru. S1 menggunakan sensor 10 megapiksel yang lebih tua, sehingga J3 dapat memberikan kualitas gambar yang lebih baik. Jika perbaikannya cukup marjinal, maka penjualan kamera ini akan sulit, terutama untuk meyakinkan pengguna bahwa harga yang lebih mahal $100 layak untuk tombol mode dan resolusi layar yang lebih tinggi.

Itulah pertanyaan yang kami tujukan untuk kamera ini, setelah menguji sampel kamera. Sementara itu, Anda dapat mempertimbangkan ketertarikan kami terhadap kamera mirrorless terbaru dari Nikon. Kombinasi kecepatan dan ukuran selalu merupakan hal menarik, tetapi kamera Nikon 1 entry-level dengan harga yang lebih murah memberikan banyak nilai untuk uang yang Anda keluarkan.

[HAM]