Aplikasi Navigasi

08 Apr 2013 11:30 | Hits: 1823

Aplikasi Navigasi Gratis yang Layak Dicoba untuk Perangkat Android Anda

Aplikasi Navigasi Gratis yang Layak Dicoba untuk Perangkat Android Anda

Mengubah Smartphone menjadi alat pemandu perjalanan bukanlah hal baru. Dengan ketersediaan fitur GPS di setiap ponsel pintar terbaru, alat pemandu di ponsel mudah diciptakan. Ponsel pintar bisa disulap menjadi pemandu jalan yang Andal dengan meng-install aplikasi yang tepat. Aplikasi jenis ini cukup banyak, dan disediakan beragam pilihan dari yang gratis hingga berbayar. Tentu pilihan yang berbayar akan lebih memiliki banyak fitur dibandingkan aplikasi yang dapat diperoleh cuma-cuma. Memilih aplikasi navigasi tidak sekedar memilih yang multifungsi, namun juga memilih yang menyediakan peta detail dan komplit. Karena komponen petalah yang membuat perangkat navigasi ini menjadi berguna.

Aplikasi navigasi untuk ponsel Android tidak berbeda dengan perangkat navigasi yang biasa digunakan di mobil. Ada fasilitas untuk mendeteksi posisi Anda selama melakukan perjalanan, peta dengan sudut panjang mata, dan juga pemandu bersuara yang akan mengatakan kepada pengguna untuk belok kanan, belok kiri, hingga putar balik. Serunya lagi, jika Anda menjadikan ponsel sebagai alat navigasi, Anda tidak hanya dapat menggunakannya di mobil, namun juga dikendaraan lain, seperti motor dan sepeda. Caranya, Anda tinggal belikan saja docking atau holder yang dibuat khusus untuk memasang dan menaruh ponsel di dashboard mobil hingga stang sepeda dan sepeda motor.

Pilihan Aplikasi GPS

Banyak aplikasi navigasi khusus Android yang dapat Anda daya gunakan sebagai pemandu perjalanan. Ada yang berbayar, ada pula yang gratis. Ada juga aplikasi navigasi yang gratis namun data petanya yang berbayar. Tentu saja, aplikasi dan peta yang berbayar lebih kaya fitur dan lengkap. Mari kita simak aplikasi navigasi gratis yang layak untuk dicoba.
Google Navigation (Google Maps)

Ini adalah aplikasi utama untuk peta digital dan navigasi di perangkat berbasis Android. Sebenarnya, aplikasi gratis pemetaan bawaan Google ini menyediakan fitur navigasi bernama Google Map Navigation untuk pemandu rute seperti halnya aplikasi berbayar. Hanya saja, fitur navigation ini belum berlaku di Indonesia. Namun, Anda bisa menggunakn fasilitas Google Direction sebagai pemandu arah dan rute. Selain navigasi turn-by-turn, aplikasi ini juga menyediakan fasilitas info rute kereta hingga pemantau kemacetan. Peta diakses secara online. www.google.com

Waze

Sesuai khitahnya, Waze adalah pemandu rute turn-by-turn. Selain itu ia juga berlaku sebagai pemantau lalu lintas. Aplikasi ini boleh dibilang adalah media sosial berbasis navigasi dimana kondisi lalu lintas dan jalanan saling diberikan di-share antar pengguna Wazw.

Selain rute jalanan dak kemacetan, Anda juga bisa melaporkan titik-titik dimana polisi berada, kecelakaan, jalanan rusak, dan kondisi lainnnya. Ditambah lagi, Anda juga bisa live chat dengan sesama pengguna. Peta juga diakses secara online. www.waze.com

MapFactor Navigator (beta)

Aplikasi ini adalah aplikasi navigasi pemadu gratisan dengan tampilan serupa aplikasi navigasi berbayar. Hanya saja, tampilannya lebih simpel. Meski gratisan, aplikasi yang menggunakan peta dari OpenStreetMap.org ini juga dilengkapi dengan pemandu bersuara, tampilan 2D/3D, hingga aplikasi pemantau adanya kamera pendeteksi kecepatan kendaraan. Peta offline disimpan kedalam memori eksternal (kartu memori) dan ada update setiap bulannya. www.mapfactor.com

Waze Si Pemantau Jalanan

Macet, menjadi hal yang paling dihindari oleh pengguna kendaraan. Lebih baik melintasi jalur yang lebih jauh ketimbang harus terjebak macet. Kelebihan Waze ada pada realtime traffic update. Pengguna bisa melaporkan situasi lalu lintas jalur yang dilewati. Apkah terjadi kemacetan, atau hal apa yang menyebabkan kemacetan? Laporan macam ini disebut laporan aktif. Laporan ini berguna untuk orang lain agar mendapat informasi lalu lintas secara realtime. Ada juga laporan pasif dimana pengguna tak harus melaporkan kondisi jalur yang dilewati. Dengan mengaktifkan Waze dan menentukan tempat tujuan (drive to), sudah berupa laporan pasif yang merekam data kecepatan rata-rata.

Beragam fitur tersedia di aplikasi gratisan ini. Ada navigate yang berfungsi menuntun kita dari arah mana kita berada hingga lokasi tujuan. Navigate ini juga dibantu dengan menggunakan fungsi voice search dari Google untuk membantu mengelola navigasi. Fasilitas Meet Up dapat digunakan utnuk menentukan lokasi bertemu Anda dengan teman-teman dan melakukan aktifitas share di Facebook. Selain itu, ada fasilitas My Waze yang merupakan gambaran karakter dari akun Wazw pengguna. Bisa diubah-ubah tampilannya dan dapat dihubungkan dengan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, dan Foursquare. Fasilitas terpenting adalah Reports dimana pengguna dapat menerima laporan kondisi jalanan dari sesama pengguna Waze. [IRW]