Handphone 1 Jutaan

26 Feb 2013 08:00 | Hits: 1934

Maxtron Ventus - Handphone 1 Jutaan dengan Layar 4 Inci Plus Dual Core

Maxtron Ventus - Handphone 1 Jutaan dengan Layar 4 Inci Plus Dual Core

Melihat tren ponsel layar lebar, Maxtron turut meluncurkan Ventus yang mengusung layar sentuh berdiagonal 4 inci ke pasaran. Dipersenjatai dengan prosesor dual core 1 GHz menjadikan ponsel pintar berlayar lebar ini cukup berharga untuk dimasukkan ke dalam daftar yang ingin dibeli Anda tahun ini. Lalu apa saja spesifikasi dari handphone 1 jutaan ini? Berikut ulasannya.

Desain

Mengusung bodi berbahan plastik, Ventus memiliki garis desain yang menyerupai smartphone besutan HTC, vendor asal Taiwan. Dengan casing belakang bertekstur kasar, Ventus sangat nyaman dan mantap di dalam genggaman. Di bagian atas, Anda dapat menemukan port audio, sedangkan di bagian kiri ada tombol pengatur volume, tombol power yang sekaligus berfungsi sebagai tombol lock, berada di sebelah kanan. Untuk mengisi daya baterai, Anda dapat menggunakan port micro USB yang berada di bagian bawah ponsel.

Layar

Mengusung layar sentuh 4 inci dengan teknologi IPS, ponsel ini ternyata dilengkapi dengan Gorilla Glass sebagai tambahan pengamanan pada layar ponsel. Sementara resolusi layar yang dibawa adalah standar ponsel masa kini, yaitu WVGA 800 x 480 piksel. Layar dari ponsel dapat Anda pakai di bawah sinar matahari yang terik lengkap dengan pengaturan auto brightness. Dengan dukungan sistem operasi Android Ice Cream Sandwich, ponsel ini membawa antarmuka Gionee yang bernuansa berbeda dibandingkan dengan ponsel lokal Android lainnya yang sudah beredar saat ini.

Performa

Sebagai standar perangkat keras ponsel masa kini, prosesor dual core MTK 6577 sanggup dipacu hingga kecepatan 1 GHz, agar sebanding Ventus juga ikut disematkan dengan RAM sebesar 512 MB. Untuk menyimpan konten multimedia Anda, disediakan ruang internal 2 GB lengkap dengan baterai berkapasitas 1.500 mAh. Sayangnya, pada aplikasi pemutar audio, tidak dilengkapi dengan equalizer, sehingga suara yang dikeluarkan tidak dapat diatur sesuai keinginan Anda. Namun FM Radio bisa menjadi alternatif tambahan hiburan Anda selama menggunakan ponsel ini. Sayangnya, ponsel ini tidak mendukung semua video HD, ini dikarenakan ponsel ini tidak memiliki aplikasi pemutar video khusus.

Layaknya sebagian besar ponsel lokal yang beredar, fitur dual SIM pun menjadi salah satu fitur utama ponsel ini. Slot kedua SIM card terletak saling bertumpuk, ponsel ini juga mampu menggunakan koneksi data 3G secara bergantian antara kedua SIM Card.

Selain itu, untuk meningkatkan nilai jual ponsel ini sudah dilengkapi dengan aplikasi bawaan yang cukup menggiurkan. Sebagai contoh, untuk membantu Anda mengolah dokumen Anda dapat menggunakan Kingsoft Office yang sudah mendukung fitur membuka dan mengedit dokumen berformat Word, Excel, dan Power Point. Atau Anda ingin bersosialisasi, maka Anda dapat menggunakan aplikasi Qute dan WeChat untuk berkomunikasi dengan teman atau kerabat Anda.

Kamera

Ponsel ini mengusung kamera beresolusi 5MP untuk kamera utama dan VGA untuk kamera sekunder. Fitur dari kamera sendiri sudah cukup baik, dengan bantuan LED flash untuk memaksimalkan hasil tangkapan foto Anda. Fitur seperti pengaturan HDR, efek, exposure, scene mode, dan self timer membuat kamera pada ponsel ini semakin asik untuk digunakan dalam mengabadikan momen momen penting Anda. Untuk pengambilan video, ponsel ini sudah mendukung sampai resolusi VGA (640 x 480 piksel).

Kesimpulan

Peluncuran versi Ventus ini sendiri merupakan salah satu kiat dan usaha Maxtron dalam meramaikan pasar ponsel dual core dengan harga murah meriah. Yap, Maxtron Ventus dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau pada Rp 1,4 juta rupiah. Layar IPS dengan perlindungan Gorilla Glass menjadikan Anda lebih tenang dalam menggunakan ponsel ini, terutama ketika Anda akan memasukkannya ke dalam kantong. Walaupun demikian, ketika diperiksa pada website Gorilla Glass, ponsel ini tidak terdaftar sehingga diduga, pendaftaran yang dilakukan menggunakan nama ponsel yang berbeda, kemudian berubah menjadi Ventus. [IRW]