Pengertian Dual Core

04 Jul 2013 15:00 | Hits: 18959

Apa Itu Pengertian Dual Core? Mari Kita Lihat Penjelasannya

Apa Itu Pengertian Dual Core? Mari Kita Lihat Penjelasannya

Prosesor, organ penting dari komputer atau sering disebut sebagai otak komputer. Memang bila dilihat sekilas saja hardware ini cuma ada satu di komputer kita. Tapi jangan salah, mungkin prosesor Anda tersebut adalah dual Core, quad Core atau bahkan octo core. Ini sangat berpengaruh besar dalam kinerja komputer Anda. Karena itu, perlu sepertinya untuk yang belum mengerti apa maksud dari core ini agar tepat dalam membeli. Karena bukan hanya komputer saat ini yang menggunakan teknologi ini. Tablet dan smartphone juga menggunakan prosesor yang sejenis. Jadi, bila Anda tahu arti dari pengertian dual core ini paling tidak bisa memilih sesuai dengan kebutuhan dan harganya.

Apa itu Core?

Setiap core CPU sebenarnya merupakan bagian yang terpisah, namuan bekerja sama untuk melakukan tugasnya di komputer Anda. Misalanya, chip dual core mungkin terlihat tunggal tetapi sebenarnya memiliki dua central processing. Core tambahan ini berfungsi sebagai unit yang membuat chip bisa melakaukan beberapa tugas sekaligus. Karena dari itu, bila Anda mengupgrade dari single core menjadi dual core lihatlah respon komputer Anda ketika menjalankan banyak program. Sangat jauh berbeda.

Sebagai contoh, jika komputer Anda masih single-core coba buka folder sambil mencari file ditambah browsing. Maka, browsing Anda tidak akan responsive. Browsing Akan terasa lambat merespon perintah yang kita berikan. Sedangkan bila menggunakan dual core, pencarian file dan browsing akan lebih responsive karena kemampuan chip yang bisa bekerja multiple.

Apakah Anda termasuk orang-orang yang suka membuka program bersamaan sekaligus? Kalau iya, dual core merupakan chip yang sangat direkomendasikan bila ingin respon program-program tersebut baik. Kemampuan chip ini dimanfaatkan oleh Google Chrome. Berbeda dengan kebanyakan browser lain, setiap tab atau proses yang ada di Chrome merupakan proses tersendiri, tidak menyatu. Ketika Anda membuka browser Chrome lihat pada Taskmanager akan banyak terlihat proses Chrome. Ini membuat Chrome seperti lebih responsive dari browser yang menyatukan prosesnya. Keuntungan lainnya, jika terjadi eror pada satu tab atau proses pada Chrome, tidak akan berpengaruh pada proses yang lainnya. Buruknya, orang yang menggunakan single core akan kesulitan browsing dengan Chrome.

Clock Speed dan Core

CPU memiliki clock speed atau kecepatan, mungkin kita menganggapnya menentukan kecepatan CPU bekerja. Tidak sesederhana itu, kecepatan CPU lebih rumit dari itu. Misalnya prosesor Core i5 3330 dengan kecepatan 3GHz dan ini merupakan prosesor quad core, berarti ada 4 core di dalamnya. Keempat core pada i53330 tersebut masing-masing bekerja dengan kecepatan 3GHz. Tetapi bukan berarti kita mengakumulasikan semua core tersebut karena core-core itu tidak sekaligus berkerja bersamaan pada satu program. Dia bekerja bila Anda membuka banyak proses pada komputer. Core ini bisa menangani banyak sekali proses.

Misalnya, Anda membuka sebuah game Prototype 2 pada komputer Anda. Satu CPU saja sudah cukup menangani proses tersebut maka core yang lain belum bekerja. Core lain menunggu untuk mendapat tugas yang tidak bisa di tangani core pertama. Ketika Anda membuka Microsoft Office saat game berjalan dan core pertama tidak mampu memproses itu, diserahkanlah kepada core ke 2. Anda membuka Photosop lagi, dan core ke 2 tidak sanggup menjalankan itu maka diserahkan ke core ke tiga. Begitu seterusnya. Maka jangan jumlahkan kecepatan 3GHz pada i5 3330 menjadi 12GHz. Bila Anda ingin memiliki single speed gunakanlah prosesor single core. Tapi sepertinya tidak ada CPU single core dengan kecepatan 12GHz.

Disinilah keuntungan dual atau quad core. Core tersebut saling bahu-membahu melaksanakan tugas yang kita berikan. Sangat berguna bagi software-software seperti Chrome. Atau bagi Anda yang suka bekerja multi tasking.

Mengendalikan dan Memonitor Core

Karena ada beberapa core pada CPU dual atau quad kita bisa mengendalikannya, atau paling tidak mengarahkannya pada proses yang kita anggap penting. Melalui Taskmanager, Anda bisa mengatur proses menjadi proses yang utama dan uang lain merupakan proses standar. Misalnya, game Prototype tadi sedikit mengalami lag. Buka task manager kemudian cari proses Prototype 2 dan klik kanan>Set priority>Realtime. Maka proses ini akan diutamakan oleh CPU. Atau bila ada proses yang tidak terlalu dibutuhkan set sebagai Low. Atau Anda juga bisa mengatur proses tersebut pada core yang mana saja. Klik kanan proses dan pilih set Affinity. Centang core yang ada. Bila sangat dibutuhkan centang semua core Anda, bila tidak centang sebagian saja.

Untuk memonitor core Anda bisa dilihat dari Taskmanager kemudian performance. Disini bisa kita lihat core tersebut merupakan core yang bekerja secara mandiri. Anda juga bisa melihat core mana yang sedang sibuk dan mana yang sedang santai. Artikel mengenai pengertian dual core ini membantu kita menentukan ke core mana kita pindahkan proses yang tidak terlalu dibutuhkan. [RIC]