Sejarah Email

20 Oct 2011 18:00 | Hits: 6017

Sejarah Email - 40 Tahun Perjalanan Email, Pertumbuhan, dan Penyakit

Sejarah Email - 40 Tahun Perjalanan Email, Pertumbuhan, dan Penyakit

Tahukah Anda bulan ini adalah ulang tahun email. Tepat 40 tahun pada bulan ini sejarah Email dimulai. Adapun email mulai dikirim pada Oktober 1971.

Kelahiran Email

Seperti kebanyakan inovasi teknologi lain, sejarah email berakar dari teknologi militer. Akar dari sejarah email ini mulai dikembangkan pada tahun 1960 oleh seorang lulusan MIT bernama Ray Tomlinson. Salah satu hasil dari Tomlinson yang bekerja di bidang research and development ini adalah ia ikut memberikan kontribusi pada teknologi ARPANET, jaringan komunikasi militer yang merupakan bentuk awal dari internet. Dan salah satu teknologi yang disumbangkan Tomlinson dalam ARPANET adalah sebuah program transfer file untuk komputer mainframe atau komputer induk.

Dengan pengalamannya dalam transfer file ini, Tomlinson mendapat tugas untuk memodifikasi sebuah program bernama SNDMSG. SNDMSG adalah sebuah program yang memungkinkan sebuah pesan dikirim antar pengguna yang berbeda di komputer yang sama, karena awal program ini dibuat pada era dimana komputer masih sangat mahal, dan ide satu orang memiliki satu komputer bukanlah hal yang praktis. Dan tugas Tomlinson adalah memodifikasi SNDMSG untuk memungkinkan pesan dikirim antar dua komputer yang berbeda. Dan pada Oktober 1971 ia berhasil menyelesaikan tugas tersebut.

Pada sebuah wawancara Tomlinson dengan Times pada 2008, ia menyatakan tidak mengingat apa yang ia tulis pada email pertama di dunia tersebut. Apapun isinya, pesan tersebut menempuh jarak satu meter antara dua komputer yang berbeda. "One small step for a message, one giant leap for mankind".

Selain menemukan email, Tomlinson juga tokoh yang membuat simbol "@" menjadi populer. Ia menciptakan kaidah dari "alamat" email dalam rangka untuk mengidentifikasi penerima dan komputer atau jaringan yang mereka gunakan. Untuk memisahkan kedua potongan informasi tersebut, ia memilih "@".

Pertumbuhan Email

Teknologi email yang digunakan dalam ARPANET melesat dengan cepat setelah pesan pertama pada 1971 tersebut, tetapi email belum mencapai taraf digunakan oleh khalayak umum hingga tahun 90an di mana World Wide Web (WWW) lahir dan menjadikan masyarakat sebagai konsumen internet. Dan sejak saat itu, email menjadi bagian esensial dari kehidupan kerja di kantor-kantor seluruh dunia.

Pada tahun 2001, School of Information Management and Systems, UC Berkley mengeluarkan laporan bahwa sekitar 31 milyar email terkirim perhari. Pada 2008 angka tersebut meningkat menjadi 170 milyar email terkirim perhari. Laporan terakhir pada 2010, angka tersebut mencapai 294 milyar.

Penyakit Email

Di samping kenyamanan yang diberikan, email juga mengalami pertumbuhan sebagai penyakit yang mengganggu.

Spam adalah penyakit email yang paling terkenal. Dari pesan-pesan marketing yang datang tanpa diminta hingga penipuan untuk mengeruk uang pengguna, Spam menjadi momok di internet. Laporan dari Nucleus Research tahun 2007 menyatakan bahwa email mengakibatkan sebuah perusahaan terbebani biaya sebesar $712 per-karyawan per-tahun, dan angka tersebut berasal dari faktor-faktor seperti waktu kerja dihabiskan untuk menghapus pesan yang tidak diinginkan dan biaya teknologi anti-spam. Pingdom, layanan website monitoring, menyatakan 262 milyar pesan spam terkirim setiap harinya pada 2010, angka ini adalah 89.1% dari seluruh email yang terkirim.

Situasi seperti ini memicu pengguna untuk meninggalkan email sebagai salah satu sarana komunikasinya.

Apakah Email Mendekati Kiamat?

Dampak dari spam yang mengakibatkan pengguna harus memikirkan suatu strategi untuk menangani email yang diterimanya mengakibatkan banyak pengguna beralih ke teknologi komunikasi lain yang lebih efektif. Dan banyak studi melaporkan turunnya penggunaan email tergantikan dengan munculnya alternatif teknologi lain seperti IM (instant messaging).

Memang masih bisa dipilah antara pengguna IM yang kebanyakan adalah untuk kaum muda atau murni untuk sarana berkomunikasi, sementara email masih mendapatkan tempatnya di dunia kerja dan bisnis. Namun perkembangan IM dengan fitur attachment bisa menggeser fungsi email sebagai sarana komunikasi bisnis.

Jadi, apakah email mendekati kiamat? Di samping fakta penurunan pengguna dan perkembangan teknologi komunikasi lain yang bisa menggeser fungsinya, kenyataan yang ada sekarang adalah email masih mendapatkan posisinya sebagai salah satu sarana komunikasi dan masih jauh dari kemungkinan untuk mati.

Happy Birthday email! RY