BBM untuk Android

25 Sep 2013 16:00 | Hits: 9079

Kronologis dan Berita Terbaru tentang BBM untuk Android dan iOS

Kronologis dan Berita Terbaru tentang BBM untuk Android dan iOS

Pada hari Sabtu lalu berita mengejutkan datang dari BlackBerry terkait peluncuran aplikasi BBM untuk Android dan iOS yang mengalami pengehentian sementara. Respon yang bermunculan pun beragam dari yang bersabar hingga yang semakin mencaci BlackBerry dan menyumpahinya untuk segera bangkrut. Memang usaha BlackBerry untuk tetap bertahan di kala krisis finansial yang melanda perusahaannya, BlackBerry mengambil langkah kerjasama dengan para kompetitornya dalam menggunakan produk andalan mereka yaitu instant messenger BBM untuk Android dan iOS.

Update terbaru dari pihak BlackBerry datang dari Executive Vice President (EVP) mereka yaitu, Andrew Bocking. Penjelasan Bocking mengenai masalah penghentian sementara dari BBM ini dapat dilihat pada laman blog resmi mereka atau Anda dapat mengetahuinya dari tautan yang diberikan oleh akun twitter [at]BBM. Bocking menuturkan, BBM untuk Android dan iOS ini menarik antusiasme yang sangat tinggi sehingga salah satunya berdampak negatif bagi BlackBerry itu sendiri. Lebih lanjut Bocking menuturkan bahwa beliau perlu untuk menindaklanjuti berita sebelumnya yang dilansir di laman blog yang sama pada Sabtu lalu (21/9).

Berikut adalah poin-poin yang disampaikan oleh Bocking tentang masalah aplikasi BBM untuk Android dan iOS ini:

1. Pembaharuan

Pihak BlackBerry meminta para pengguna Android dan iPhone untuk meluangkan waktu sejenak berkaitan dengan berita mengenai pembaharuan tentang kelanjutan aplikasi BBM ini. Ada kepanikan yang tersirat karena bagaimanapun juga para pengguna yang menunggu-nunggu kehadiran aplikasi ini sudah pasti dikecewakan. Memang BBM merupakan aplikasi eksklusif yang dulunya seakan menjadi ‘kasta’ tersendiri bagi kalangan pengguna smartphone. Dan kini ketika penghapusan kasta tersebut hampir terjadi malah menimbulkan kekecewaan baru.

2. Aplikasi Palsu

Berita sebelumnya pun telah menyebutkan bahwa aplikasi palsu yang beredar dan menyamar sebagai aplikasi BBM resmi banyak beredar di berbagai situs berbagi-file. Pengunduhan aplikasi palsu ini telah menyebabkan angka traffic yang sangat tinggi dan melampaui batas normal sehingga berpengaruh terhadap sistem mereka yang menjadi tidak normal. Pihak BlackBerry menyadari akan hal ini oleh karenanya mereka meminta waktu untuk menghentikan rilis dari BBM resmi tersebut karena jika tidak maka mereka tidak akan bisa menghapus semua aplikasi gadungan yang terlanjur beredar.

3. Pengehentian Sementara

Mau tidak mau pihak BalckBerry harus menghentikan sementara produk mereka yang satu ini. Alasan utamanya adalah pengguna aktif yang menggunakan aplikasi BBM ini mencapai jutaan dan jumlahnya terus bertambah. Sejak hari sabtu pun tim mereka telah bekerja keras untuk memperbaiki masalah ini.

4. Pemblokiran Aplikasi Palsu

Bocking memaparkan bahwa tim mereka akan fokus terhadap pemblokiran aplikasi-aplikasi palsu yang telah beredar. Mereka akan menyesuaikan atau mengatur kembali sistem mereka dalam menghadapai hal ini agar di kemudian hari saat BBM untuk Android dan iOS kembali dirilis, mereka telah dapat mengendalikan ‘skenario’ semacam ini. Bocking menjelaskan, walau masalah ini terdengar seakan sebuah masalah remeh-temeh yang sepele, namun sebenarnya tidak. Menurutnya pun hal ini akan memakan waktu yang agak lama dan beliau tidak akan mengantisipasi rilisnya BBM untuk Android dan iOS pada minggu ini.

5. Informasi Tambahan

Terakhir, Bocking mengucapkan terima kasih atas kesabaran para pengguna Android dan iOS yang tengah menantikan aplikasi ini. Beliau menghimbau Anda agar terus memantau perkembangan berita dari BlackBerry yang dapat Anda akses melalui situs InsideBlackBerry.com atau melalui akun resmi BBM pada Twitter. Mereka pun akan memberikan pemberitahuan mengenai ketersediaan aplikasi BBM untuk Android dan iOS ini pada para pengguna yang telah melakukan pra-registrasi di situs BBM.com.

Kesimpulan

Keputusan BlackBerry dalam membagikan produk unggulannya kepada para pesaingnya memang dapat menjadi gebrakan baru dan tidak menutup kemungkinan dapat membantu mengembalikan masa kejayaan mereka. Produk telepon seluler mereka yang eksklusif namun terkesan mahal memang menjadi nilai minus bagi para pengguna smartphone di seluruh dunia khususnya di Indonesia. Produk pesaing BlackBerry pun sudah banyak yang memiliki kualitas yang bagus dengan harga yang sesuai. Mari Pasebania lihat saja nantinya apakah proyek ‘BBM untuk Semua’ ini dapat berjalan mulus dan disukai oleh banyak orang atau malah biasa saja karena Anda pun masih dapat memakai aplikasi lain yang serupa. Seperti mengutip kalimat yang sudah menjadi pola pikir sebagian masyarakat Indonesia, “Kalau ada yang lebih bagus, ngapain beli yang mahal.” [QPE]