Aplikasi BBM Android

29 May 2013 14:30 | Hits: 15990

Enam Hal Tentang Aplikasi BBM Android yang Hadir di Bulan Juni Ini

Aplikasi BBM Android sangat dinantikan kehadirannya oleh semua pengguna Android.  Ide ini sebenarnya sudah digulirkan sekitar dua tahun yang lalu. Namun titik cerah gagasan ini baru ditegaskan oleh CEO BlackBerry, Thorsten Heins, seminggu yang lalu. Heinz beranggapan bahwa tahun inilah waktu yang tepat bagi Blackberry Messenger untuk hadir di sistem operasi lain. Kabar ini tentu mendapatkan respon positif dari semua pengguna smartphone, termasuk pengguna  di Indonesia. 

Sambil menanti aplikasi BBM Android yang direncanakan hadir bulan depan, tidak ada salahnya untuk melihat beberapa hal  yang terkait dengan aplikasi paling populer di Indonesia ini. Berikut hal-hal yang terkait dengan Blackberry Messenger yang nanti akan terdapat pada sistem operasi di luar Blackberry.

Dukungan Sistem Operasi Terbaru

Aplikasi BBM Android tidak hanya muncul pada sistem operasi Android saja tetapi juga pada sistem operasi besutan Apple, iOS. Dengan hadirnya di kedua sistem operasi tersebut, BBM  diyakini akan banyak disuka  oleh pengguna yang sebelumnya tidak memakai BBM. Hanya saja bagi para pengguna Android dan iOS yang masih menggunakan sistem operasi lama tidak dapat merasakan fitur ini. BBM hanya akan hadir pada sistem operasi  Android Ice Cream Sandwich ke atas dan sistem operasi besutan Apple, iOS 6. Jika Anda pengguna sistem operasi lama dan ingin mencicipi aplikasi BBM, sebaiknya Anda perlu upgrade perangkat ponsel pintar Anda.

Persaingan Aplikasi Chat

Aplikasi BBM Android tampaknya tidak ingin terus tampil eksklusif di perangkat BB saja. Hadirnya aplikasi ini di perangkat lain bisa jadi disebabkan persaingan aplikasi chat yang sedang hangat-hangatnya di platform Android. Setidaknya ada lima aplikasi chat populer di Android yaitu WhatsApp, Line, KakaoTalk, WeChat, dan aplikasi buatan anak negeri Catfiz. Ketika nanti BBM sudah di perangkat Android, persaingan aplikasi akan semakin ketat. BBM pun kini bisa bersaing langsung dengan WhatsApp yang jumlah penggunanya paling banyak

Fitur BBM Channel

Bukan hanya menghadirkan aplikasi BBM Android semata, blackberry sendiri akan memberikan fitur terbaru pada aplikasi instan miliknya. Fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk mengikuti aktivitas seseorang misalnya public figure ataupun tokoh penting lainnya.  Hadirnya fiitur ini untuk memperkuat jaringan pengguna BBM yang sudah mencapai enam puluh juta pengguna. Hadirnya sistem operasi BBM di luar sistem operasi Blackberry pun akan membuat pengguna BBM semakin bertambah. Tentu hal ini merupakan sesuatu yang baik. Sayangnya BBM channel terkesan mengekor situs jejaring sosial Twitter yang pertama kali sudah sejak kehadirannya  membenamkan fitur Follow dan Unfollow.  

Kebangkitan Blackberry

Banyak yang mengira jika kehadiran aplikasi BBM Android justru akan semakin membuat perusahaan yang dulunya bernama RIM tersebut semakin terperosok. Mengenai pemberitaan ini, Heins merespon bahwa ekspansi BBM ke sistem operasi lain justru merupakan kebangkitan Blackberry. Menurutnya, pengguna akan lebih banyak tertarik pada BBM. Pernyataan optimis Heins tersebut justru terasa seperti memberi tanda  ada sesuatu yang baru dalam aplikasi BBM yang multiplatfom ini selain fitur  BBM Channel.

Bisnis Layanan

Munculnya  aplikasi BBM Android bisa jadi merupakan langkah besar bagi perusahaan Blackberry. Perusahaan Blackberry saat ini dikenal sebgai perusahaan perangkat keras dan aplikasi. Hadirnya platform BBM di luar sistem operasi Blackberry tidak menutup kemungkinan bagi Blackberry untuk bersaing di bisnis layanan. Jika hal ini terjadi, BlackBerry bisa bersaing langsung dengan Apple sebagai perusahaan penyedia perangkat keras, aplikasi serta bisnis layanan. 

Fokus Smartphone

Dukungan Aplikasi BBM Android serta iOS tidak serta membuat BBM mendukung semua perangkat teknologi. Vivek Bhardwaj, chief engineering BlackBerry, menegaskan bahwa BBM hanya akan fokus pada perangkat ponsel pintar. Tentu bagi Anda pengguna tablet, keputusan ini cukup mengecewakan. Namun hal ini juga merupakan konsistensi BlackBerry. Sebelumnya Blackberry  melakukan kebijakan yang sama  dengan tidak dihadirkannya aplikasi BBM pada perangkat produksi mereka, Playbook.  Alasan BBM bisa jadi karena smartphone memiliki mobilitas yang  lebih tinggi dibandingkan tablet. Contohnya semua orang bergerak dan ada smartphone di saku atau tangan mereka.  Sedangkan tablet umumnya disimpan dalam tas atau dalam leather case yang jika ingin dipakai perlu dibuka terlebih dahulu. Tetapi tidak menutup kemungkinan dalam jangka waktu tertentu, Blackberry mengubah kebijakan ini. [HMN]