Kelebihan dan Kekurangan BlackBerry

25 May 2012 16:00 | Hits: 19266

Menilik Kelebihan dan Kekurangan BlackBerry Curve 9220 Terbaru 2012

Menilik Kelebihan dan Kekurangan BlackBerry Curve 9220 Terbaru 2012

Research in Motion (RIM) pada tahun ini baru saja meluncurkan dua handphone BlackBerry terbarunya, yakni BlackBerry Curve 9320 dan BlackBerry Curve 9220. Kedua handphone ini disasar untuk kalangan menengah ke bawah. Harga yang ditawarkan pun cukup pas di kantong. BlackBerry Curve 9220 dihargai sebesar Rp 1,9 juta sedangkan BB Curve 9320 sebesar Rp 2,6 juta.

Dengan sasaran kalangan menengah ke bawah, akan cukup menarik melihat kelebihan dan kekurangan BlackBerry Curve 9220. Terlebih jika handphone BlackBerry ini diperbandingkan dengan handphone low-end lain. Pada pasaran ini, BlackBerry Curve 9220 harus bersaing dengan beberapa keluaran terbaru dari para produsen handphone Android. Antara lain adalah Samsung Galaxy Mini 2, Motorola Fire XT, LG Optimus L3 E400 dan handphone low-end lainnya.

Kelebihan dan kekurangan BlackBerry Curve 9220 dan yang pertama adalah dari segi harga. Jika dibandingkan dengan handphone BlackBerry lain, kedua handphone ini memiliki harga yang yang cukup murah. Jadi, hal ini bisa dikatakan sebagai salah satu kelebihan dari kedua handphone ini.

Kelebihan berikutnya yang dimiliki oleh handphone ini adalah pada sistem operasi yang dipakai. Handphone ini menjadi handphone BlackBerry low-end pertama yang memakai sistem operasi BlackBerry OS 7.1. Dengan sistem operasi terbaru ini, Anda akan memperoleh berbagai fitur dan pilihan aplikasi yang lebih banyak dibandingkan dengan OS BlackBerry lainnya. Tak hanya itu, dengan keberadaan OS terbaru ini, tentunya akan memberikan tampilan yang lebih bagus.

Kelebihan dan kekurangan BlackBerry Curve 9220 lainnya adalah dalam hal performa hardware di dalamnya. Sebagai sebuah handphone low-end, kualitas prosesor milik BB Curve 9220 ini setara dengan beberapa handphone Android low-end. Namun, yang membuat handphone ini sedikit lebih baik adalah pada besaran RAM, yakni sebesar 512MB.

Selain hal tersebut di atas, nampaknya spesifikasi lain dari handphone terbaru BlackBerry di tahun 2012 ini lebih banyak memiliki nilai minus. Lihat saja, dengan harga hampir 2 juta rupiah, handphone ini tak menyuguhkan kemampuan akses internet memakai jaringan 3G. Padahal dengan harga yang sama atau bahkan lebih murah, Anda bisa mendapatkan sebuah handphone Android yang dilengkapi dengan akses jaringan 3G.

Untuk akses internet, handphone yang dihasilkan oleh perusahaan yang melabeli dirinya sebagai perusahaan yang selalu melakukan penelitian atau research ini hanya memakai jaringan EDGE dan GRPS. Tentunya kecepatan yang ditawarkan pun sangat jauh jika dibandingkan dengan kecepatan jaringan 3G. Untungnya, sebagai alternatif Anda bisa memakai fitur WiFi sebagai cara untuk menikmati internet. Namun lagi-lagi sayangnya fitur WiFi tersebut tak bisa dimanfaatkan secara maksimal pada handphone ini. BlackBerry Curve 9220 ini tak menyuguhkan fitur WiFi hotspot seperti yang banyak terdapat pada handphone Android.

Kelebihan dan kekurangan berikutnya terletak pada bagian layar. Secara resolusi, handphone ini memberikan kualitas yang kurang. Layar berukuran 2.44 inci pada handphone ini hanya menawarkan resolusi 320 x 240 piksel. Jumlah warna yang mampu ditampilkan oleh handphone ini pun sangat minim, yakni 65 ribu warna. Handphone Android low-end di pasaran, banyak yang menawarkan kualitas layar yang lebih baik. Umumnya, layar sentuh yang dimiliki oleh handphone Android low-end di pasaran menawarkan resolusi 320 x 480 piksel. Tak hanya itu, jumlah warna yang bisa ditampilkan pun jauh lebih banyak, yakni 256 ribu warna.

Secara keseluruhan, handphone BlackBerry ini lebih menyuguhkan kekurangan dibandingkan kelebihan. Bahkan bisa dibilang langkah RIM dalam peluncuran handphone terbaru ini cukup aneh. Inovasi yang dilakukan oleh RIM dalam handphone ini pun bisa dikatakan tidak ada. Secara desain, sistem operasi, hingga fitur-fitur tambahan yang dimiliki oleh handphone ini tak banyak berubah dibandingkan dengan pendahulu-pendahulunya. Dengan kondisi penjualan BlackBerry yang tengah buruk, sedikitnya pengembangan yang ditampilkan oleh RIM dalam handphone ini nampaknya akan kurang membantu kondisi keuangannya. So, kita tunggu saja langkah RIM berikutnya. [MI]