Open BTS

16 May 2012 08:30 | Hits: 2286

Mengenal Lebih Dekat Teknologi Open BTS

Mengenal Lebih Dekat Teknologi Open BTS

Saat terjadi bencana banyak infrastruktur telekomunikasi terkena imbasnya. Hal ini membuat layanan telekomunikasi tidak berjalan saat itu. Di sinilah salah satu peran penting dari open BTS yang akan Anda bicarakan.

Teknologi Open BTS atau singkatan dari Open Base Transceiver Station adalah sebuah BTS GSM berbasis software, yang memungkinkan pengguna ponsel GSM melakukan panggilan telepon atau berkirim pesan singkat (SMS) tanpa menggunakan jaringan operator selular komersial. Artinya, dengan open BTS ini Anda bisa melakukan panggilan atau SMS tanpa membutuhkan pulsa alias gratis. Karena dengan openBTS ibarat kita membangun operator selular sendiri dengan biaya yang cukup murah. Sebagai perbandingan, pembangunan BTS yang dimiliki operator selular bisa memakan biaya ratusan sampai milyaran rupiah sementara dengan open BTS yang menggunakan software open source cukup memerlukan biaya 25 sampai 30 juta rupiah saja.

Ternyata teknologi open BTS ini belum banyak negara yang menerapkannya, teknologi ini dikenalkan pertama kali di Amerika Serikat tahun 2009. Salah satu negara yang sudah menerapkan yaitu Niue, Negara yang sangat kecil tidak memungkinkan untuk memakai BTS normal sehingga memakai terobosan open BTS. Jadi sebenarnya banyak negara yang membutuhkan karena open BTS ini mulai dilirik karena ekonomis dan efisiensinya. Lalu mampukah Indonesia menjadi pelopor open BTS dunia?

Memang terjadi perdebatan mengenai regulasi teknologi open BTS ini. Karena jika digunakan di daerah yang sudah banyak dilayani oleh operator dapat mengacaukan jaringan operator tersebut. Sehingga open BTS ini boleh diterapkan dengan syarat. Bolehkah? Ya, masyarakat boleh mendirikan open BTS sendiri jika di daerah itu belum terjangkau sinyal operator telekomunikasi dengan seizin dari Kemenkominfo sesuai peraturan.

Lalu apa yang kita butuhkan untuk membangun teknologi Open BTS ini? Kita memerlukan beberapa hardware dan software. Berikut hardware yang Anda butuhkan: PC desktop atau laptop, Universal Software Radio Peripheral (USRP), Antena transmitter dan receiver, kabel USB, Daughterboard(s), 52 Mhz clock, HP GSM, SIM Card, Magic SIM card reader/writer. USRP adalah hardware yang berperan sebagai Digital Signal Process (DSP) berkecepatan tinggi.

Untuk software kita gunakan software-software dari OS Linux, bisa di-download secara gratis dan semua bersifat open source. Berikut yang kita butuhkan : GNU Radio, Software Open BTS, Asterisk, Jabber. Membutuhkan penjelasan lebih lanjut dan kompleks untuk dapat secara utuh membangun OpenBTS. Berikut ini link yang mungkin dibutuhkan sebagai referensi, GNURadio bisa Anda klik di sini, OpenBTS di sini, Asterisk di sini dan Cek harga USRP di sini.

Dapat disimpulkan bahwa teknologi Open BTS ini jauh lebih ekonomis jika dibandingkan dengan BTS yang dimiliki operator. Dari sisi kualitas suara atau kecepatan pengiriman sms dinyatakan sama baiknya dengan melalui operator telekomunikasi. Diharapkan semakin banyak SDM Indonesia yang mampu menguasai teknologi Open BTS ini, sehingga kita mampu menjadi pelopor Open BTS dunia. [YK]