Dampak Negatif Penggunaan Handphone Bagi Anak-anak

Dampak Negatif Penggunaan Handphone Bagi Anak-anak

Sejak merebaknya penggunaan handphone, hampir semua kalangan memiliki ponsel pribadi. Dari seorang tukang becak dengan penghasilan pas-pasan, hingga pengusaha dengan penghasilan ratusan juta per hari. Tak cukup dengan itu, anak-anak pun menjadi golongan yang tak kalah ketinggalan dalam hal ini. Kini banyak ditemui anak SD, SMP dengan bebas menenteng handphone ke mana-mana. Namun apakah pernah Anda pernah berpikir mengenai dampak negatif penggunaan handphone oleh anak-anak?

Kepribadian Anak

Dampak negatif penggunaan handphone yang paling mencolok pada anak adalah perubahan tingkah laku. Tentu saja hal ini juga akan berujung pada kepribadian anak tersebut. Terlalu sering menggunakan handphone(terlebih handphone pintar) yang memiliki beberapa aplikasi dan fitur menarik, membuat anak tidak terlalu peka terhadap lingkungan.

Beberapa hal yang menjadi isu dalam hal ini antara lain adalah kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, manajemen waktu, hingga hubungan antara anak dengan orang tua. Jika komunikasi antara anak dan orang tua lebih banyak menggunakan handphone, dalam hal ini SMS, chatting atau telepon, maka dampak negatif penggunaan handphone seperti ini tentu saja dapat berimbas buruk pada hubungan orang tua dan anak.

Kesehatan

Seorang Doktor dari Sahlgren Academy di Swedia bernama Gaby Badre, M.D, Ph.D pernah melakukan penelitian mengenai dampak negatif penggunaan handphone bagi kesehatan. Penelitian yang dilakukan oleh Badre ini lebih khusus mengenai dampak sebuah ponsel ke pola tidur seseorang. Badre menemukan bahwa ketika seorang anak menggunakan telepon dan GSMsecara berlebihan akan mengakibatkan kesulitan tidur pada malam hari. Tentunya hal ini nantinya akan berdampak pada tingkat kelelahan dan stress.

Selain itu, banyak terdapat juga penelitian yang mengungkapkan mengenai dampak buruk penggunaan handphone karena adanya radiasi sinyal RF. Radiasi ini bisa meningkatkan potensi terkena kanker, terutama pada anak-anak. Namun untuk yang satu ini memang masih banyak perbedaan di kalangan akademisi. Terdapat pula sebagian besar lainnya yang telah mengungkapkan hasil penelitian yang mengatakan bahwa sebuah handphone tak akan menimbulkan penyakit kanker.

Korban Bullying

Dalam sebuah kabar terbaru yang diungkapkan oleh lembaga penelitian bernama Openet mengungkapkan bahwa hampir 41% anak pernah menjadi korban cyber bullying. Dampak negatif penggunaan handphone ini terjadi melalui jaringan telepon. Survei tersebut dilakukan oleh Openet terhadap 503 pengguna ponsel di Amerika yang berusia antara 13 hingga 17 tahun.

Jadi, apakah Anda masih tertarik untuk memberikan sebuah handphone kepada anak-anak? Mungkin alangkah baiknya kepada para orang tua, untuk sesekali mengontrol penggunaan handphoneyang digunakan oleh anak Anda. [IB]