Writing Revolution

17 Jan 2012 11:00 | Hits: 1543

Writing Revolution Siap Menginspirasi Dunia

Writing Revolution Siap Menginspirasi Dunia

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian." - Pramoedya Ananta Tour-

Sebuah karya merupakan bukti bahwa seseorang pernah ada di dunia ini. Banyak bentuk karya yang diciptakan manusia sebagai wujud eksistensinya semasa hidup, maka menulis menjadi bagian dari sejarah hidup seorang manusia. Dengan menulis, kita berbagi, dengan menulis maka kita menginspirasi. Itulah salah satu motto Sekolah Menulis Online Writing Revolution.

SMO Writing Revolution didirikan pada tanggal 21 Desember 2010 oleh penulis Joni Lis Efendi. Penulis yang sudah melang melintang di dunia kepenulisan ini membangun WR dengan tujuan membentuk penulis masa depan yang memiliki karakter kuat dan nilai moral yang baik. Penulis masa depan yang akan membangun peradaban bangsa Indonesia yang gemilang di mata dunia.

Sistem pembelajaran Writing Revolution dilakukan secara online, baik via email, maupun jejaring sosial. Para anggota WR ini akan diberikan modul pembelajaran menulis sebagai panduan dalam menulis. Nantinya, para anggota WR memiliki kesempatan untuk berkonsultasi dan mendapat bimbingan langsung soal karyanya bersama Joni Lis Efendi.

Anggota WR pertama-tama mengirimkan hasil karyanya ke Bang Joni, sapaan akrab Joni Lis, yang nantinya akan diperiksa dan dikirim balik untuk direvisi. Karya yang dikembalikan akan memuat kritik dan saran yang akan menjadi bahan pembelajaran bagi para anggota. Karya yang sudah direvisi anggota, akan dikirimkan dan diperiksa kembali sampai karya tersebut dinyatakan layak dikirim ke media massa.

Berbagai kegiatan sudah digelar SMO Writing Revolution ini, baik online maupun bertatap muka langsung. Kegiatan Online seperti diskusi bersama para anggota, menggelar berbagai lomba menulis, proyek antologi cerpen, dan sebagainya. Kegiatan offline yang dilakukan pun seperti Seminar Menulis Kreatif dengan Otak Kanan di Surabaya beberapa waktu lalu, dan juga kopi darat bersama anggota WR se-Jadebotabek.

WR yang baru berdiri satu tahun ini sudah memiliki anggota lebih dari seribu orang. Semua anggota WR tidak hanya berada di satu wilayah saja, melainkan dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan luar negeri. Maka tak heran, keanekaragaman budaya, bahasa, adat, dan lainnya sangat terasa di komunitas ini. Tidak hanya itu, anggota Writing Revolution lebih senang meyebut komunitas mereka sebagai Kampung WR yang memiliki makna bahwa mereka berada dalam jarak dekat dengan nuansa tradisional dan kekeluargaan yang kental. Kampung WR ini memiliki sub-kampung lain, seperti WR 01, 02, dst yang berisikan anggota WR berdasarkan periode pendaftaran ketika menjadi anggota WR.

Kegiatan diskusi di WR bukan lagi menjadi kegiatan diskusi yang monoton dan kaku. Dibalut canda tawa dan keakraban yang senantiasa dibangun, diskusi WR menjadi obrolan paling menyenangkan dan bermanfaat. Anggota WR akan saling berbagi dan menyemangati dalam mewujudkan impian satu sama lain. Writing Revolution pun memiliki sub-sub sekolah yang lebih berfokus pada jenis tulisan yang diminati, seperti Sekolah Menulis Cerpen Online (SMCO), Sekolah Menulis Puisi Online (SMPO), Sekolah Menulis Artikel Online (SMAO), dan juga Sekolah Menulis Novel Online (SMNO).

Anggota Writing Revolution pun sudah beberapa kali menelurkan karyanya dan membuktikan eksistensi mereka di dunia tulis-menulis. Antologi cerpen remaja Wajah-wajah Kayu Bapak, Cinta Salah Sambung, dan juga berbagai karya yang berhasil ditelurkan baik perorangan maupun bersama-sama menjadi bukti bahwa Writing Revolution siap memiliki penulis berbakat yang menginspirasi dunia.

Menulis membutuhkan keberanian untuk mencoba dan berbagi, maka penulis membutuhkan komunitas. Kemajuan teknologi dan internet menjadi keuntungan tersendiri bagi semua komunitas online termasuk Writing Revolution. Dari obrolan ringan hingga diskusi dan pendampingan menulis bisa dilakukan tanpa jarak dan waktu. Baik di website, blog, maupun situs jejaring sosial lain, seperti Paseban. "Media internet sangat membantu dan mendukung WR dalam menjalankan program kerja, pendampingan menulis dan penerbitan karena bisa diakses cepat tanpa harus dirintangi jarak, waktu dan ruang," ungkap Joni Lis pada Paseban tentang kekuatan situs jejaring bagi WR. Mari menginspirasi dunia dan bergabung bersama Komunitas Writing Revolution di Paseban. [ZH]

Writing Revolution Siap Menginspirasi Dunia

Writing Revolution Siap Menginspirasi Dunia