Bahasa Pemrograman Java

06 Dec 2012 13:30 | Hits: 3854

Pemahaman Dasar Bahasa Pemrograman Java

Pemahaman Dasar Bahasa Pemrograman Java

Saat ini, siapa yang belum mengenal bahasa pemrograman Java. Tidak heran jika banyak masyarakat dunia pengguna fasilitas teknologi informasi dan komunikasi khususnya tidak asing lagi mendengar bahasa pemrograman ini, dikarenakan hampir sebagian besar produk informasi dan telekomunikasi bertaraf modern bermain dipasar teknologi dengan membawa Java sebagai bahasa pemrograman mereka. Namun, apakah Pasebania semua sudah pernah mendengar penjelasan mengenai dasar - dasar Java secara lengkap? Dari sinilah Paseban berinisiatif untuk menulis sebuah artikel yang membahas mengenai pemahaman paling mendasar mengenai Java. Mari kita simak bahasan tersebut dibawah ini!

Dalam dunia programming, Java merupakan sebuah bahasa pemrograman yang sekaligus juga berperan sebagai suatu platform, dimana ia sangat dikenal sebagai jenis bahasa programming tingkat tinggi di masa modern saat ini. Maksud dari bahasa tingkat tinggi di sini adalah suatu bahasa yang masuk kedalam kelompok bahasa pemrograman yang diciptakan tidak hanya untuk dapat dimengerti oleh otak mesin atau assembler, namun juga dapat dipahami oleh otak manusia. Maka dari itu, Java bisa dibilang sebagai bahasa pemrograman yang cukup mudah untuk dipelajari oleh banyak orang.

Jika melihat jauh ke belakang, kita akan menemukan sebuah sejarah yang menceritakan awal mula dan keberadaan pertama kali Java di tangan cerdas manusia. Bahasa pemrograman Java diciptakan oleh sebuah programmer team yang pada saat itu dinamai The Green Project. Tim tersebut dipelopori sekaligus dipimpin oleh dua super-programmer bernama James Gosling dan Patrick Naughton dalam sebuah project dari Sun Microsystem yang memiliki visi misi menciptakan suatu bahasa pemrograman mudah dan sederhana yang bisa digunakan atau dijalankan pada berbagai peralatan sederhana tanpa terikat dengan arsitektur apapun. Proyek tersebut berjalan selama satu tahun, yaitu mulai dari tahun 1991 hingga 1992.

Ada sejarah yang cukup menarik mengenai Java, yaitu nama yang digunakan untuk memanggil programming language ini. Pertama kalinya bahasa pemrograman Java dirilis, sang developer memberikan sebutan dengan nama "OAK", yang mulanya diambil dari nama pohon oak yang tumbuh di dekat jendela pada ruang kerja James Gosling. Namun, berhubung label OAK tersebut telah digunakan pada bahasa pemrograman lain, maka Sun Microsystem mengubah brand OAK menjadi "JAVA". Nama Java sendiri diambil dari nama kopi murni yang cara produksinya digiling secara langsung dari biji kopi favorit James Gosling.

Sun Microsystem meluncurkan versi beta Java pada awal tahun 1996. Seiring dengan waktu, Sun terus melakukan perbaikan dan pengembangan yang lebih maju terhadap bahasa pemrograman Java, dengan meluncurkan versi - versi terbaru yang mutakhir. Versi - versi kelanjutan dari versi pertama Java (Java v.1.0), yaitu Java.lang yang difungsikan untuk basic elements class, Java.io untuk output and input class serta untuk penggunaan berkas, Java.util yang diperuntukan pada kelas pelengkap (kelas penanggala, struktur, dan sebagainya), Java.net yaitu versi yang dikembangkan untuk IP/TCP class yang mampu menciptakan hubungan komunikasi antar perangkat komputer melalui jaringan IP/TCP. Selanjutnya, dipublikasikan kembali versi - versi terbaru lainnya yaitu Java.awt yang diperuntukkan kepada basic class untuk interface applications dengan pengguna (GUI), serta Java.applet yang merupakan versi untuk basic class interface applications yang diterapkan kepada browser web.

beralih ke review mengenai keunggulan dan kekurangan yang dimiliki oleh bahasa pemrograman Java. Bicara soal pro dan kontra, layaknya sebuah produk teknologi pada umumnya, Java memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh banyak bahasa pemrograman lain. Kelebihan yang dimilikinya tidak lain, yaitu Java support dengan OOP atau Object Oriented Programming. Dengan mendukung OOP, Java memiliki kemampuan membangun program yang berorientasi objek. Kemudian, Java juga merupakan open system atau multiplatform, dimana memungkinkan kita untuk menjalankan Java pada beberapa computer operating system dan platform. Kelebihan Java lainnya yang tidak kalah penting yaitu Java Web Start, yang memungkinkan kita untuk melakukan pendistribusian software secara mudah.

Selain kelebihan, bahasa pemrograman Java juga memiliki beberapa kekurangan yang menjadi perhatian banyak penggunanya. Kekurangannya tidak lain adalah penggunaan kapasitas memori yang cukup besar. Bagi kalangan pengguna yang memiliki perangkat komputer dengan kapasitas penyimpanan besar mungkin hal ini bukanlah menjadi sebuah permasalahan, namun bagi pengguna yang hanya menggunakan memori rendah pada perangkat komputer mereka, tentu hal ini sangat menjadi masalah. Selain itu, Java sangatlah mudah didekompilasi, yaitu tindakan mengembalikan bahasa pemrograman dari kode–kode mesin siap pakai menjadi kode–kode sumber (Reverse - engineering). [HRS]