Mozilla Sering Crash

29 Sep 2012 17:00 | Hits: 20999

Inilah Beberapa Penyebab Mozilla Sering Crash Termasuk Browser Lainnya

Inilah Beberapa Penyebab Mozilla Sering Crash Termasuk Browser Lainnya

Sejak Firefox merilis versi 4 dan versi di atasnya, browser ini terus melambungkan namanya dan menjadi pilihan para pengguna internet karena menggunakan sedikit sekali resources dan penggunaan memori RAM dibandingkan dengan browser saingannya Google Chrome. Pada kesempatan kali ini Paseban akan menjelaskan menganai alasan dan penyebab Mozilla sering Crash, namun sebelum mengetahui apa saja faktor-faktor tersebut mari kita mengenal lebih dahulu pengertian crash atau lebih dikenal dengan program not responding untuk menambah pengetahuan serta wawasan Anda.

Crash sendiri merupakan sebutan atau sebuah kejadian pada sistem komputer di mana sebuah aplikasi program berhenti bekerja dan tidak bisa dioperasikan secara mendadak. Hal ini menyebabkan instruksi maupun perintah yang dilakukan melalui mouse komputer dan papan ketik (keyboard) tidak menghasilkan respon apapun ketika pengguna komputer mencoba melakukannya. Crash program ini biasanya dipicu oleh sebuah kesalahan fungsi dari sebuah aplikasi program atau aplikasi-aplikasi komputer, pada umumnya akan menutup atau keluar setelah menghadapi kesalahan.

Biasanya program yang salah muncul hang sampai layanan crash menampilkan detail dari crash tersebut. Jika aplikasi program yang crash adalah bagian penting dari kernel sistem operasi, maka seluruh komputer dapat mengalami crash. Ini berbeda dari hang di mana aplikasi atau sistem operasi terus berjalan namun tanpa ada respon yang jelas dari input. Beberapa penyebabnya antara lain karena hilangnya sumber daya, kode pemrograman aplikasi komputer yang kurang baik (bugs), atau proses komputer yang mengalami konflik dengan sistem operasi atau proses lainnya.

Banyak crash adalah hasil dari eksekusi instruksi mesin tunggal, tetapi ini akan menyebabkan berlipat ganda. Penyebab khas adalah ketika program counter diatur ke alamat yang salah atau buffer overflow menimpa sebagian kode program karena bug sebelumnya. Dalam kedua kasus, ini cukup umum bagi prosesor mencoba untuk mengeksekusi data atau nilai memori acak. Karena semua nilai data adalah mungkin tetapi hanya beberapa nilai instruksi valid, ini sering mengakibatkan pengecualian instruksi ilegal. Secara kebetulan data atau nilai acak bisa berlaku (meskipun tidak direncanakan) instruksi. Orang mungkin mengatakan bahwa bug asli program menyebabkan crash (kecelakaan) itu, tapi kesalahan yang sebenarnya adalah instruksi ilegal beberapa waktu kemudian. Seni debug crash tersebut adalah menghubungkan penyebab sebenarnya dari kecelakaan itu (mudah ditentukan) dengan kode yang memicu rantai peristiwa. Hal ini sering sangat jauh dari bug asli biasanya kode yang valid sempurna dari perspektif prosesor.

Pada komputer pribadi (PC), terjadinya crash di atas kemungkinan dapat menyebabkan kerusakan pada hardware karena ketika aplikasi atau sistem operasi mencoba untuk menulis ke alamat pada perangkat keras yang berada di luar memori utama sistem. Kadang-kadang, eksekusi yang sewenang-wenang pada data sistem akan mengakibatkan pecahnya tampilan layar. Hal ini dapat dianggap sebagai sistem crash parah.

Berikut ini adalah penyebab crash pada browser Google Chrome maupun pada Mozilla Firefox.

  1. Terlalu banyak aplikasi/program yang dijalankan secara bersamaan dengan browser sedangkan memori RAM Anda terbatas.

  2. Terlalu banyak menginstal Add-ons dan juga plugins browser terlalu banyak.

  3. Terlalu banyak membuka Tab, usahakan jika memori RAM Anda dibawah 1GB maksimal hanya membuka 10 tab saja.

  4. Ada beberapa plugins dan juga add-ons pada browser Anda yang tidak kompatibel.

  5. Sesuaikan versi browser yang Anda gunakan dengan spesifikasi minimum yang diberikan, jangan menggunakan browser dengan versi paling terbaru namun prosesor maupun memori RAM Anda masih menggunakan RAM dibawah 64MB.

Solusi mengatasi penyebab crash pada browser Google Chrome maupun pada Mozilla Firefox.

  1. Upgrade sistem RAM atau prosesor Anda.

  2. Menonaktifkan add-ons atau plugins yang jarang atau tidak pernah dipergunakan sama sekali.

  3. Jika Anda membuka atau memainkan sebuah game pada browser, jika memori RAM Anda nonaktifkan antivirus Anda.

  4. Jangan terlalu banyak memasang add-ons, jika tidak dipergunakan lebih baik Anda Uninstall atau dinonaktifkan saja add-ons mapun plugin tersebut.

  5. Usahakan selalu memperbaharui atau meng-update browser versi terbaru jika Anda mempergunakan memori RAM maupun prosesor di atas spesifikasi kebutuhan minimum yang diberikan oleh browser tersebut, karena dengan versi baru tersebut telah dilakukan penyempurnaan bugs dan browser Anda akan terasa lebih cepat saat menggunakannya.

[AG]