Cara Mengembalikan File Yang Terkena Virus Shortcut Tanpa Antivirus

Seperti yang kita ketahui, ada berbagai macam jenis virus baik itu worm, trojan dan lain-lain. Dari sekian banyak virus di antaranya ada yang berbahaya dan ada yang tidak berefek sekalipun. Pada artikel kali ini Paseban akan membahas mengenai cara mengembalikan file yang terkena virus shortcut, sebuah malware yang sering ‘menjangkit’ pengguna komputer.

Mungkin beberapa dari pembaca pernah mengalami serangan virus shortcut atau bahkan mungkin Anda saat ini sedang pusing menghadapi virus ini dan ingin tahu bagaimana cara mengembalikan file yang terkena virus. Virus shortcut sering disebut sebagai virus Rammit dan virus ini sebenarnya kecil namun keberadaannya sangat meresahkan. Kasus yang sering terjadi adalah serangan malware shortcut yang terjadi pada perangkat flashdisk.

Seseorang pergi ke sebuah warnet dan memasukan perangkat flashdisk maupun kartu memori dengan card reader untuk keperluan pengambilan data dan lain-lain, namun tidak lama setelah melakukan aktivitasnya tiba-tiba seluruh file hilang. Meskipun dalam tampilannya file tersebut masih ada, namun hal ini bisa disebut sebagai file yang hilang lantaran ketika file tersebut diklik untuk dibuka ternyata tidak mau muncul. Berbagai file dengan bermacam-macam format yang tadinya baik-baik saja dan bisa dibuka dengan sekejap menjadi file shortcut saja. Shortcut yang normal biasanya terdapat pada komputer, tepatnya diletakan pada dekstop dan digunakan untuk pengaksesan cepat  sebuah file yang sering dibuka. Sebagai contoh adalah shortcut Microsoft Office, Photoshop, Google Chrome dan lain-lain. File yang disimpan seharusnya bukan shortcut, melainkan file utuh. Jika hal itu terjadi, sudah dipastikan bahwa perangkat flashdisk atau kartu memori Anda sudah terserang malware shortcut atau virus Rammit.

Sungguh disesalkan apabila media penyimpanan yang terdapat berbagai file penting ternyata terkena malware shortcut. Sering kali banyak orang awam yang putus asa dan menyatakan menyerah, akhirnya mereka menghapus seluruh file yang terinfeksi tersebut karena dianggap sudah rusak dan tidak dapat digunakan lagi. Padahal pendapat itu tentu saja salah, karena file kemungkinan besar masih bisa diselamatkan. Bahkan jika mau melihat detail atau properties dari file yang terinfeksi malware tersebut Anda akan melihat hal mengejutkan. Bagaimana tidak, meskipun sudah berubah menjadi shortcut berukuran 1 Kb, namun pada kenyataannya file-file tersebut biasanya masih memiliki ‘bobot’ sebagaimana aslinya.

Anda tidak perlu panik untuk menghadapi masalah ini karena ada berbagai macam cara untuk menyelesaikan dan mengembalikan data dari malware shortcut. Kali ini Paseban akan memberikan tips cara mengembalikan file yang terkena virus shortcut tanpa menggunakan software khusus antivirus. Benarkah tanpa antivirus? Ya tentu saja benar, Anda bisa memanfaatkan fitur Command Prompt, yakni sebuah baris perintah penerjemah pada OS/2, Windows CE serta Windows NT berbasis sistem operasi yang dalam hal ini termasuk pada Windows 2000, Windows XP, Windows Vista, Windows Server 2003 dan Windows Server 2008 dan Windows 7. Command Prompt tentu adalah software bawaan sistem operasi dan dapat diakses oleh siapa saja, bagaimana caranya? Berikut langkah-langkahnya:

  • Masuk ke Command Prompt, caranya adalah klik Start > Run. Lalu akan ada kotak dengan tulisan “cmd”, Anda tidak perlu mengubah, langsung saja klik OK.
  • Pada cmd Run, Anda akan diberikan akses Command Prompt. Biasanya jendela tersebut didominasi warna hitam dan dengan tulisan font seperti komputer lama.
  • Selanjutnya Anda hanya tinggal mengetik nama drive flashdisk atau kartu memori yang terkena malware shortcut. Ketikkan nama tersebut  harus diikuti dengan tanda : (titik dua). Sebagai contohnya, jika drive flashdisk atau kartu memori Anda adalah F maka silakan ketik F: kemudian tekan enter.
  • Setelah mengetik : F, Anda sudah memasuki sistem media penyimpanan drive Anda. Kemudian ketik dir dan tekan enter, lihat hasil yang tertera. Apakah file yang Anda cari sudah muncul atau belum? Apabila ternyata masih belum, ketik dir/a dan kemudian tekan enter kembali. Sesudah itu lihatlah apakah file atau folder yang Anda sekarang sudah terlihat? Pastinya akan terlihat, karena jika tidak pasti ada ketidak wajaran.
  • Langkah selanjutnya adalah dengan mengetik attrib –s –h –r /s /d dan tekan enter. Anda harus benar-benar mengetiknya sesuai tulisan tersebut, baik dengan strip, garis miring dan spasinya.
  • Anda tinggal menunggu selama beberapa detik untuk kemunculan drive flashdisk. Jika pada jendela Command Prompt Anda misalnya sudah muncuk E:> maka proses pengembalian file atau folder telah selesai. File Anda sudah terselamatkan dan silakan close Command Prompt.
  • Langkah terakhir adalah masuk ke flashdisk atau kartu memori Anda pada My Computer. File Anda sudah kembali seperti semula.

Jika sudah selesai, lain kali Anda memang harus berhati-hati dalam memasukkan media penyimpanan pada komputer orang lain, apalagi di warnet.